Laporan Kinerja Iklan Juli 2026 — iMarket Bali
iMarket Bali · Laporan Bulanan Meta Ads Rahasia — hanya untuk klien
Juli 2026 · Akun TP01

Laporan Kinerja Iklan Juli 2026

Analisis gabungan seluruh kampanye Meta Ads dan buku kas iklan harian: kampanye buyback tiga wilayah (Denpasar, Lombok, Canggu), CTWA penjualan, dan kampanye brand — periode 3–30 Juli 2026. Seluruh angka tervalidasi silang; selisih pencatatan internal terhadap data Meta di bawah 0,3% pada ketiga wilayah.

Denpasar — mesin utama · CPA Rp 137 rb Lombok — bekukan · tenggat 2 minggu Canggu — mulai pulih pasca-konsolidasi
Disiapkan untuk
iMarket Bali
Disusun oleh
Tomy Andri Zulpa
Periode data
3 – 30 Juli 2026
Total belanja iklan
Rp 70.308.361
Omset tercatat
±Rp 2,61 miliar
CPA buyback gabungan
Rp 218.275 / unit
01

Ringkasan eksekutif

Sepanjang 3–30 Juli, total belanja iklan mencapai Rp 70,3 juta dengan omset tercatat ±Rp 2,61 miliar (22 hari tercatat) — rasio iklan terhadap omset ±2,7%. Omset harian tumbuh konsisten sepanjang bulan, dari rata-rata Rp 103 juta pada minggu pertama menjadi Rp 162 juta pada 28–30 Juli (+57%), seiring akumulasi 231 unit stok hasil buyback. Mesin penjualan (CTWA “PL iPhone Second”) bekerja sangat efisien: Rp 3.783 per chat pembeli, atau hanya 0,26% dari omset.

Masalah terkonsentrasi di mesin pengadaan stok. Dari Rp 50,4 juta belanja buyback (7–30 Jul), Denpasar menghasilkan 203 unit pada CPA sehat Rp 136.571, sementara Lombok dan Canggu membakar Rp 22,7 juta untuk hanya 28 unit — selisih ±Rp 18,9 juta dibanding jika unit yang sama diperoleh pada efisiensi Denpasar. Di saat yang sama, biaya per percakapan naik di seluruh wilayah karena semua kampanye bergantung pada satu keluarga kreatif (Konten 21) yang digandakan berulang, dan CPA Denpasar melonjak ke ±Rp 200 ribu tepat ketika budget hariannya dinaikkan pada 28–30 Juli.

Sisi positif: langkah korektif pasca-analisis 25 Juli sudah dieksekusi dan terbukti bekerja — Canggu yang dikonsolidasi menjadi satu set dengan budget stabil pulih ke Rp 12.014 per percakapan, level terbaiknya sebulan. Agustus akan ditentukan oleh dua hal: disiplin mematikan yang boros, dan kecepatan menemukan kreatif pemenang baru.

02

Peta belanja iklan Juli

Seluruh kampanye pada akun TP01, 3–30 Juli 2026. Kolom “KPIG” pada buku kas teridentifikasi sebagai set Carousel (±Rp 236 ribu/hari) — mohon konfirmasi.

Kelompok kampanyeSpendPercakapanBiaya / percakapanPorsi belanja
Buyback Denpasar (BeliHp)Keluarga Konten 21, 26-27, 20, 30Rp 28.769.0382.133Rp 13.48840,9%
Buyback LombokKonten 21 New & Konten 7 New + salinanRp 14.930.7871.233Rp 12.10921,2%
Buyback CangguKonten 21 New, English 2Rp 11.060.930722Rp 15.32015,7%
CTWA Sales — PL iPhone SecondChat calon pembeli ke nomor tokoRp 7.895.2222.087Rp 3.78311,2%
Brand / AwarenessCarousel, Banner, IMarket BaliRp 7.652.384264Rp 28.98610,9%
Total akunRp 70.308.3616.439100%

Kampanye buyback menyerap 78% belanja iklan — wajar, karena fungsinya sebagai mesin pasokan stok yang menggerakkan seluruh penjualan.

03

Ekonomi buyback per wilayah

Spend & percakapan dari Meta (7–30 Jul); unit dari buku kas harian. Unit periode 3–6 Juli tidak tercatat sehingga dikecualikan.

CPA Denpasar
Rp 136.571
203 unit · closing 9,9%
CPA Lombok
Rp 626.396
21 unit · closing 2,0%
CPA Canggu
Rp 1.363.324
7 unit · closing 1,2%
Closing gabungan
6,2%
231 unit / 3.707 chat
WilayahSpendChat (Meta)UnitCPA / unitClosing
DenpasarRp 27.723.9232.041203Rp 136.5719,9%
LombokRp 13.154.3101.06821Rp 626.3962,0%
CangguRp 9.543.2715987Rp 1.363.3241,2%
TotalRp 50.421.5043.707231Rp 218.2756,2%
−Rp 18,9 juta Pemborosan Lombok + Canggu dalam 24 hari (±Rp 790 ribu/hari): 28 unit seharga Rp 22,7 juta, padahal pada efisiensi Denpasar hanya butuh Rp 3,8 juta.

Porsi budget vs porsi hasil (7–30 Juli)

Porsi dari total budget buyback Porsi unit — sehat Porsi unit — jauh di bawah porsi budget
04

Omset & kinerja iklan sales

Omset dari kolom SALES buku kas (22 hari tercatat, 7–30 Jul); iklan sales dari kampanye CTWA “PL iPhone Second”.

Omset tercatat
Rp 2,61 M
22 hari · 7–30 Jul
Rata-rata harian
Rp 118,8 jt
terbaik: 30 Jul · Rp 300,9 jt
Iklan sales (7–30)
Rp 6,79 jt
Rp 3.783 / chat pembeli
Iklan sales : omset
0,26%
sangat efisien

Rata-rata omset harian per minggu

7–13 Jul14–20 Jul21–27 Jul28–30 Jul

Omset harian naik +57% dari minggu pertama ke akhir bulan, sejalan dengan akumulasi unit buyback yang masuk (50 → 63 → 66 unit/minggu). Hari terbaik bulan ini jatuh pada 30 Juli: Rp 300,9 juta.

Roda gila stok → omset terlihat jelas di data. Korelasi harian antara belanja iklan sales dan omset hari yang sama praktis nol (r = −0,07): omset harian tidak digerakkan oleh naik-turunnya iklan pada hari itu, melainkan oleh ketersediaan stok dan transaksi bernilai besar. Ini konsisten dengan peran kampanye buyback sebagai mesin utama — iklan sales bertugas menjaga aliran chat pembeli tetap deras dengan biaya sangat rendah, dan stok yang kaya yang mengubah chat itu menjadi omset.

Berapa pun porsi omset yang benar-benar berasal dari iklan, biayanya tetap sangat sehat. Karena omset belum dipecah per sumber, kontribusi persis iklan sales belum bisa dihitung. Namun batas-batasnya bisa: jika iklan sales hanya menyumbang 10% omset, biaya iklannya setara 2,6% dari omset tersebut (ACOS 2,6%); jika menyumbang 25%, ACOS 1,0%; jika 50%, ACOS 0,5%. Dalam skenario paling konservatif sekalipun, mesin ini murah.

Catatan untuk kampanye brand/awareness. Kelompok ini (Carousel, Banner) menyerap Rp 7,65 juta sebulan pada Rp 28.986/percakapan tanpa metrik keberhasilan yang terdefinisi. Satu sinyal awal menarik: set baru “Banner 29 Juli” mencatat Rp 4.843/percakapan dalam dua hari pertamanya — layak dipantau dengan protokol tes penuh.

05

Tren biaya per percakapan

Kenaikan biaya kini terjadi di seluruh wilayah — bukan lagi masalah Canggu saja.

3–6 Jul7–13 Jul14–20 Jul21–27 Jul28–30 Jul
Denpasar · Rp 11,4 rb → 17,7 rb (+56%) Lombok · Rp 10,8 rb → 15,0 rb (+39%) Canggu · Rp 12,2 rb → 16,1 rb (+32%)

Pola ini konsisten dengan satu akar masalah: seluruh akun bertumpu pada keluarga kreatif Konten 21 yang telah berjalan sejak awal kampanye dan digandakan berkali-kali. Semakin lama kreatif yang sama dipakai — dan semakin banyak salinannya berebut lelang audiens yang sama — semakin mahal setiap percakapan di semua wilayah.

CPA mingguan Denpasar: lonjakan di akhir bulan

7–13 Jul
Rp 132 rb
50 unit · closing 7,3%
14–20 Jul
Rp 130 rb
63 unit · closing 11,6%
21–27 Jul
Rp 123 rb
66 unit · closing 12,2%
28–30 Jul
±Rp 200 rb
24 unit · closing 8,9%

CPA Denpasar stabil sehat selama tiga minggu, lalu melonjak ±60% pada 28–30 Juli — tepat ketika spend harian dinaikkan ke Rp 1,5–1,7 juta. Chat menjadi lebih mahal dan closing menurun bersamaan: sinyal bahwa kreatif lama sudah mencapai batas kapasitasnya.

06

Temuan utama

T.1

Langkah korektif 25–26 Juli terbukti bekerja di Canggu

Set duplikat Canggu dimatikan dan budget dipangkas dari Rp 1,08 juta menjadi Rp 100–430 ribu/hari. Hasilnya langsung terlihat: set tunggal “Canggu - Konten 21 - New” pulih ke Rp 12.014 per percakapan pada 26–30 Juli — level terbaiknya sebulan — dan Canggu mencetak 2 unit (26–27 Jul). Konsolidasi + budget stabil adalah resep yang benar; formula yang sama kini perlu diterapkan ke Denpasar.

T.2

English 2 masih hidup — dan puluhan set lama masih berstatus aktif

Pada 26–30 Juli, English 2 menghabiskan Rp 640.879 untuk 33 percakapan (Rp 19.421/percakapan) padahal sudah tiga kali terbukti gagal. Di Ads Manager, banyak set lama (Konten 6, 7, 20–24 Canggu, dan lainnya) masih berstatus active tanpa jatah budget — kondisi yang sama yang membuat English 2 “bangun” kembali pada 24 Juli. Perlu pembersihan permanen, bukan sekadar pause.

T.3

Penyakit Canggu menular ke Denpasar: lima klon Konten 21 berjalan bersamaan

Pada 26–30 Juli Denpasar menjalankan lima salinan Konten 21 sekaligus (Salin 2–6, total ±Rp 4 juta/5 hari) yang saling berebut lelang audiens yang sama. Ditambah set Konten 26-27 Salin 1 yang sebulan penuh menyerap Rp 5,06 juta dengan performa mediocre (Rp 15.847/percakapan, CPM Rp 22 ribu — termahal di antara set besar). Inilah penjelasan paling kuat kenaikan 84% biaya per percakapan Denpasar sejak minggu kedua Juli.

T.4

Menambah budget dengan kreatif lama tidak lagi menghasilkan unit yang sepadan

Kenaikan spend Denpasar ke Rp 1,5–1,7 juta/hari pada 28–30 Juli menaikkan CPA ±60% (Rp 123 ribu → ±Rp 200 ribu). Kreatif baru “Konten 30” sudah diluncurkan (Rp 21.200/percakapan di hari-hari awal) — belum memuaskan, namun harus diberi masa tes penuh 3–4 hari sebelum divonis, sesuai protokol pengujian.

T.5

Budget Lombok terus dinaikkan padahal closing belum diperbaiki

Spend Lombok naik setiap minggu (Rp 1,8 → 2,8 → 3,9 → 4,3 juta) sementara closing bertahan ±2% — CPA bulanan Rp 626 ribu/unit. Iklannya sendiri efisien (Rp 11–12 ribu/percakapan; Konten 7 New bahkan termurah di seluruh akun buyback), sehingga menambah budget hanya memperbesar kebocoran yang sama. Audit chat Lombok kini mendesak.

T.6

Manajemen saldo akun berisiko: dua kali minus dalam sebulan

Saldo sempat minus pada 11 Juli (−Rp 531 ribu) dan 16 Juli (hingga −Rp 3,87 juta) karena pola top-up reaktif. Jika pembayaran gagal saat saldo minus, seluruh iklan berhenti serentak dan semua learning phase ter-reset — kerugian beberapa hari untuk seluruh wilayah. Dengan burn rate ±Rp 2,5–3 juta/hari, saldo sebaiknya tidak pernah di bawah satu hari pemakaian.

07

Kesimpulan

Bisnis dalam kondisi sehat dan sedang tumbuh: omset harian naik +57% sepanjang bulan hingga ±Rp 162 juta/hari, dengan total belanja iklan hanya ±2,7% dari omset — dan mesin penjualan CTWA yang nyaris gratis (0,26% dari omset). Persoalan Juli terkonsentrasi di mesin pengadaan stok: Rp 18,9 juta menguap di Lombok dan Canggu, dan mesin utama Denpasar mulai kepanasan karena seluruh akun bergantung pada satu keluarga kreatif yang digandakan berulang-ulang.

Bukti terpenting bulan ini justru datang dari Canggu: begitu struktur dikonsolidasi dan budget distabilkan, biayanya pulih dalam hitungan hari. Agustus akan ditentukan oleh dua hal — disiplin mematikan yang boros, dan kecepatan menemukan kreatif pemenang baru sebagai pengganti Konten 21 — sambil menjaga pasokan stok tetap deras agar pertumbuhan omset tidak terputus.

08

Rekomendasi langkah selanjutnya

Diurutkan berdasarkan prioritas dan dampak terhadap arus kas.

1

Bersih-bersih akun Hari ini

Matikan permanen English 2, lalu arsipkan (bukan sekadar pause) semua set lama yang tidak dipakai — agar tidak ada set boros yang “bangun” kembali secara diam-diam seperti kasus English 2 pada 24 Juli.

2

Konsolidasi klon Denpasar Hari ini

Dari lima salinan Konten 21, sisakan dua terbaik (Salin 2 dan Salin 5 — paling stabil pada 26–30 Jul) dan pindahkan budget sisanya ke keduanya. Turunkan Konten 26-27 Salin 1 minimal 50% — sebulan penuh menjadi set boros dengan CPM termahal.

3

Tahan total budget Denpasar di ±Rp 1,2–1,3 juta/hari Mulai sekarang

Level minggu 21–27 Juli yang menghasilkan CPA Rp 123 ribu. Data 28–30 Juli membuktikan menambah budget dengan kreatif lama justru menaikkan CPA 60%. Scaling dilanjutkan hanya setelah ada kreatif pemenang baru.

4

Percepat pipeline kreatif — kunci Agustus Minggu ini

Selesaikan tes Konten 30 (genapkan 3–4 hari, Rp 150–200 ribu, baru putuskan), lalu siapkan 2–3 kreatif baru dari angle yang terbukti: Konten 7 dan Konten 20. Target: sebelum pertengahan Agustus ada minimal satu pengganti Konten 21 dengan biaya ≤ Rp 12 ribu/percakapan.

5

Bekukan Lombok & jalankan audit chat Minggu ini

Tahan budget di ±Rp 500–600 ribu/hari (tidak naik lagi) dan audit 30 chat terakhir untuk menemukan pola drop-off (harga, jarak, atau kecepatan respon). Tenggat: jika dalam 2 minggu closing tidak naik dari 2% ke ≥4%, potong budget setengah dan alihkan ke Denpasar.

6

Canggu: pertahankan resep yang berhasil Berkelanjutan

Satu set Konten 21 New pada Rp 150–300 ribu/hari dengan budget stabil. Jangan menambah apa pun sampai kreatif baru siap diuji dengan protokol pengujian yang benar.

7

Amankan saldo akun Minggu ini

Terapkan aturan top-up tetap — misalnya setiap saldo menyentuh Rp 3 juta langsung isi Rp 10 juta — atau aktifkan pembayaran otomatis. Saldo tidak boleh minus lagi; risiko terburuknya adalah seluruh iklan berhenti serentak dan semua learning ter-reset.

8

Lengkapi buku kas dengan dua kolom Berkelanjutan

Tambahkan jumlah chat per wilayah per hari (dari rekap WA) agar closing rate terlihat harian, dan total harga beli unit per hari agar perhitungan margin — dan batas CPA maksimal — akhirnya bisa ditetapkan.

9

Bangun atribusi omset & siapkan uji skala iklan sales Mulai minggu ini

Mulai tiga pencatatan sederhana: jumlah transaksi & unit terjual per hari, pemisahan omset dari chat WA vs pembeli langsung datang, dan pertanyaan standar “tahu iMarket dari mana?”. Setelah 2 minggu data terkumpul — dan selama pasokan stok aman — uji naikkan set PL iPhone Second (2) bertahap 20–30%, karena biayanya termurah di akun (Rp 3.647/chat).

Tindak lanjut

Dua konfirmasi yang dibutuhkan

Margin bersih rata-rata per unit. Dengan CPA Denpasar Rp 136 ribu dan CPA gabungan Rp 218 ribu, angka margin adalah penentu batas belanja maksimal tiap wilayah — sekaligus jawaban final apakah Lombok layak diberi 2 minggu percobaan terakhir.

Konfirmasi kampanye “KPIG”. Kolom KPIG pada buku kas (±Rp 236 ribu/hari, total ±Rp 5,7 juta sebulan) teridentifikasi sebagai set Carousel dengan biaya Rp 30 ribu/percakapan. Mohon konfirmasi tujuan kampanye ini agar dapat ditetapkan metrik keberhasilannya — atau dialihkan ke kampanye yang terukur.